avatar

YPU Choir memperoleh kesempatan yang sangat berharga untuk melayani dalam Perayaan Misa Harian Federation of Asian Bishops’ Conferences (FABC). Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Kardinal Luis Antonio G. Tagle, Kardinal Jaime Spengler, dan Kardinal Fridolin Ambongo Besungu, serta dihadiri oleh para kardinal, uskup, imam, biarawan, dan biarawati dari berbagai negara di Asia.

Kesempatan untuk ambil bagian dalam perayaan iman yang begitu istimewa ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi seluruh anggota YPU Choir. Lebih dari sekadar menyanyikan lagu-lagu liturgi, mereka dipercaya untuk menjadi bagian dari pelayanan yang membantu umat menghayati Perayaan Ekaristi dengan lebih khusyuk.

Salah satu momen yang paling berkesan terjadi ketika Kardinal Luis Antonio G. Tagle menyampaikan apresiasinya kepada YPU Choir. Beliau mengatakan:

“You sounded like angels, you know. During the Mass, we joined the angels in singing, ‘Holy, Holy, Holy.’ Heaven and earth are full of Your glory. So the angels were coming during the Sanctus. That’s a wonderful moment.”

Apresiasi tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus penyemangat bagi seluruh anggota paduan suara. Kata-kata itu mengingatkan bahwa pelayanan melalui musik bukan sekadar menyajikan harmoni yang indah, melainkan menjadi bagian dari doa Gereja yang mengantar umat semakin dekat kepada Tuhan.

Kesan mendalam juga disampaikan oleh Bapak Kardinal Filipe Neri Ferrão, President of the Federation of Asian Bishops’ Conferences (FABC). Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk YPU Choir:

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada panitia liturgi, saudara-saudari, dan Paduan Suara Panti Asuhan Prima Unggul. Terima kasih banyak atas nyanyian kalian yang menggetarkan jiwa; kami sungguh berterima kasih.”

Bagi keluarga besar Yayasan Prima Unggul, apresiasi tersebut bukan sekadar pujian, melainkan sebuah pengingat bahwa ketika setiap talenta dipersembahkan dengan hati yang tulus, Tuhan mampu menjadikannya sarana untuk menyentuh hati banyak orang. Di balik setiap lagu yang dinyanyikan terdapat proses panjang, latihan yang tekun, kedisiplinan, kerja sama, serta komitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik.

Penampilan YPU Choir juga menjadi bukti bahwa latar belakang bukanlah batasan untuk berkarya. Anak-anak yang berasal dari panti asuhan mampu menunjukkan kualitas, dedikasi, dan pelayanan yang membanggakan ketika mereka diberikan kesempatan, didampingi dengan kasih, serta dibentuk melalui proses pendidikan karakter yang konsisten. Mereka tidak hanya belajar bernyanyi dengan baik, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, ketekunan, kerendahan hati, dan semangat melayani.

Terima kasih kepada Romo Yance Sengga atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada YPU Choir untuk ambil bagian dalam Perayaan Misa Harian FABC. Terima kasih juga kepada Bang Nico Gea yang dengan penuh dedikasi terus membimbing dan melatih para anggota paduan suara sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik.

Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal bagi seluruh anggota YPU Choir untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga semangat belajar, dan semakin setia melayani dengan hati yang tulus. Kiranya setiap proses yang dijalani tidak hanya menghasilkan kualitas musikal yang semakin baik, tetapi juga membentuk pribadi-pribadi yang berkarakter, beriman, dan siap menjadi berkat bagi sesama.

Leave a Comment