Lembata, 29 Agustus 2026 — Pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan anak yang cerdas secara akademik. Karakter, kemandirian, dan kemampuan untuk menjadi pribadi yang berdaya juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan.
Pesan tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Seminar Pendidikan bertema “Mewujudkan SDM Unggul dan Berkarakter” yang diselenggarakan di Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada 29 Agustus 2026.
Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, guru, orang tua, dan masyarakat dalam sebuah ruang dialog mengenai pendidikan dan pembentukan karakter anak. Seminar menghadirkan Dr. Alexander Aur, S.S., M.Hum., Martinus Mesarudi Gea, Debby Tampubolon, S.E., M.M., serta Ferdinandus Lako sebagai tokoh masyarakat.
Diskusi dipandu oleh dua alumni Yayasan Prima Unggul, Akilina Elu Uda, S.M. dan Marta Serlina Tunga, yang turut membawa pengalaman dan perspektif generasi muda dalam melihat tantangan pendidikan saat ini.
Salah satu gagasan yang mengemuka dalam seminar adalah pentingnya perubahan pendekatan dalam mendampingi anak dan masyarakat, yaitu dari pola karitatif menuju pola edukatif.
Kepedulian tidak berhenti pada memberikan bantuan, tetapi perlu dilanjutkan dengan pendidikan dan pendampingan yang mendorong seseorang untuk mampu berkembang, mandiri, dan memiliki daya untuk menentukan masa depannya.
Pendekatan ini menjadi bagian dari semangat Yayasan Prima Unggul dalam mengembangkan pendidikan berbasis karakter dan kewirausahaan. Anak tidak hanya diarahkan untuk memiliki pengetahuan, tetapi juga dibentuk agar memiliki sikap, tanggung jawab, keterampilan, serta keberanian untuk mengambil tindakan nyata.
Seminar berlangsung dalam suasana yang interaktif dan penuh kebersamaan. Penyampaian materi dikemas secara ringan sehingga peserta dapat mengikuti diskusi dengan antusias.
Suasana semakin hangat dengan penampilan nyanyian dan tarian dari siswa-siswi Yayasan Prima Unggul. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi selingan dalam kegiatan, tetapi juga menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh melalui berbagai proses pembelajaran, termasuk seni, kerja sama, disiplin, dan keberanian tampil di depan orang lain.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara Yayasan Prima Unggul dengan masyarakat Lembata serta membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Seminar Pendidikan di Lembata bukan sekadar sebuah kegiatan berbagi pengetahuan. Di dalamnya terdapat harapan untuk membangun cara pandang yang lebih luas tentang pendidikan.
Mendidik anak berarti mempersiapkan mereka untuk menghadapi kehidupan. Bukan hanya agar mampu menjawab soal di ruang kelas, tetapi juga mampu menentukan tujuan, menghadapi tantangan, bekerja keras, bertanggung jawab, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
Dari Lembata, semangat itu terus dibangun: dari sekadar memberi menjadi mendidik, dari ketergantungan menuju kemandirian, dan dari kecerdasan menuju karakter.
Melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tumbuh menjadi SDM unggul, berkarakter, mandiri, dan mampu memberikan dampak bagi lingkungannya.
Leave a Comment